3 Pegawai Pendopo Bupati Dairi Terkonfirmasi Positif

Dipublikasikan oleh Editor Covid-19 Pemkab Dairi pada

Sidikalang – 3 orang pegawai rumah yang bertugas di rumah dinas pendopo Bupati Dairi dinyatakan terkonfirmasi positif setelah tim tracing satgas covid melakukan swab antigen pada Senin (26/7/2021). Tracing tersebut dilakukan oleh tim kesehatan dari puskesmas batang beruh, kecamatan sidikalang.

Pegawai rumah yang di swab antigen oleh tim tracing sebanyak 8 orang, dan dari 8 orang tersebut, 3 orang dinyatakan positif terkonfirmasi covid 19. 3 orang tersebut yakni ES, SA dan T. Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Kabupaten Dairi Rahmatsyah Munthe dalam konfirmasinya membenarkan akan adanya informasi tersebut.

“Informasi tersebut benar, tim satgas sudah melakukan tracing kepada yang terkonfirmasi. Beberapa orang yang di tracing tidak berhubungan langsung dengan bupati. Tim satgas juga sudah melakukan sterilisasi dan langkah langkah sesuai SOP bagi orang yang terkonfiramsi sudah dilakukan”, jelasnya.

Lebih lanjut Rahmat Munthe mengutarakan bahwa Bupati Dairi tidak mengalami kontak erat dengan pegawai yang terkonfirmasi positif. “Saat ini kondisi pak bupati dalam kondisi sehat. Jadi pada dasarnya siapapun bisa kena Covid karena covid tidak memandang siapapun orangnya”, tegas Rahmat.

Penjelasan mengenai kontak erat sebelumnya diatur dalam Keputusan Menkes nomor HK.01.07/Menkes/4641/2021. Aturan tersebut menyebutkan bahwa kontak erat adalah orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau dengan kasus konfirmasi positif Covid-19. Orang yang masuk kategori kontak erat juga didefinisikan sebagai orang yang pernah kontak tatap muka atau berdekatan dengan kasus konfirmasi dalam radius 1 meter selama 15 menit atau lebih, bersentuhan fisik langsung dengan pasien konfirmasi, atau orang yang memberikan perawatan langsung terhadap kasus konfirmasi tanpa menggunakan APD.

Namun, Pemerintah mengubah definisi dari kontak erat dalam panduan pelaksanaan tracing dan testing Covid-19. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, definisi kontak erat dibuat lebih sederhana menjadi orang yang satu rumah, satu kantor, atau pernah kontak secara dekat. Perubahan ini untuk memudahkan proses pelacakan petugas di lapangan.

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *