4 Rumah Warga Terkonfirmasi Positif, Lingkungan XIV Kelurahan Sidikalang Zona Orange

Dipublikasikan oleh Editor Covid-19 Pemkab Dairi pada

Sidikalang – Sebanyak 4 rumah warga di lingkungan XIV Kelurahan Sidikalang dinyatakan terkonfirmasi positif oleh satgas pencegahan penanganan covid-19 Kecamatan Sidikalang pada Kamis (15/7/2021). Hal itu disampaikan oleh Camat Sidikalang Robot Simanullang saat melakukan patroli pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bersama dengan Kapolsek Sidikalang Iptu. S. Berutu dan tim satgas pencegahan penanganan covid-19 kelurahan sidikalang di lingkungan XIV.

Camat Sidikalang mengatakan pada hari ini diperoleh data dari petugas kesehatan di lapangan bahwa salah satu lingkungan yakni lingkungan XIV terdapat 4 rumah yang warganya terkonfirmasi positif covid-19. Oleh karena itu, camat mengutarakan bahwa sesuai dengan aturan jika terdapat 4 rumah yang ditemukan kasus positif, maka daerah tersebut dinyatakan menjadi zona orange. “Atas perintah Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, tim satgas turun pada hari ini untuk melakukan penutupan terhadap areal publik yang ada disekitar lokasi zona orange”, kata camat.

Ia menyampaikan bahwa dalam Instruksi Bupati Dairi terkait dengan aturan PPKM Nomor 188.5/4090, areal publik seperti rumah makan dan cafe jam operasional sampai pukul 17.00 dengan kapasitas pengunjung 25%, untuk layanan pesan antar (take away) di ijinkan hingga pukul 20.00 wib bagi para pengunjung. “Tim tadi sudah melakukan pemberitahuan kepada beberapa rumah makan dan cafe terkait dengan pelaksanaan aturan PPKM, mereka setuju untuk melaksanakan aturan tersebut. Kami tetap selalu menghimbau khususnya kepada warga sidikalang agar tetap waspada dan berhati hati dalam melakukan aktifitas dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat”, tegasnya.

Penerapan aturan PPKM tersebut untuk lingkungan XIV akan berlaku selama 14 hari ke depan terhitung mulai tanggal 16 – 29 juli 2021. Beberapa titik lokasi yang dikunjungi oleh tim satgas diantaranya jalan kopi, jalan nilam serta jalan dairi.

Kategori: Berita

1 Komentar

Dr. Paruhuman Tampubolon · 23 Juli 2021 pada 4:08 am

Kenapa sejak dilakukan tracing kepada keluarga kami tidak ada lagi perhatian, penyemprotan dll sesuai yg dilaporkan satgas. Petugas datang ke rumah kami mengantarkan obat dan vitamin saja pun diantr setelah kita menelpon dan agak suara keras. Jangankan menyemprot, diperhatikan pun tidak. Pasien yang dengan hasil rapid antigen positif dan dirawat di rumah sakit, dan setelah beberapa hari di rumah sakit tidak mendapatkan tidakan PCR, dan bermodalkan hasil test rapid antigen negatif dikembalikan ke rumah. Kita lihatlah kedepannya apakah satgas memperhatikan hal ini atau tidak. Jangan kita katakan kasus bertambah berdasar Rapid antigen saja, tidak sampai pada tindakan PCR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *